google.com, pub-6935017799501206, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Sanca Bibir Putih, White Lipped Phyton, Liasis albertisii atau Bothrochilus albertisii - PLANTER AND FORESTER

Sanca Bibir Putih, White Lipped Phyton, Liasis albertisii atau Bothrochilus albertisii

Sanca Bibir Putih, White Lipped Phyton, Liasis albertisii

Sanca Bibir Putih, White Lipped Phyton

Python D'Albertis atau Bothrochilus albertisii atau Liasis albertisii, juga dikenal sebagai python air D'Albert, D'Albert's water python atau python berbibir putih utara the northern white-lipped python  , adalah spesies python, ular tidak berbisa di keluarga Pythonidae. Spesies ini endemik di New Guinea.

Disebut juga Sanca Coklat. Ular Sanca coklat (Bothrochilus albertisii) adalah satu jenis Ular Sanca yang bisa ditemukan di Pulau Papua dan pulau-pulau disekitarnya.

Nama Populer - Pop name    :  Sanca Bibir Putih, White Lipped Phyton, D'Albert's water python, Piton Bibir Putih

Nama Latin - Latin Name        :  Liasis albertisii
Family                          
Origin - Daerah Asal                 : Papua, Indonesia
Ciri khas                                     : Berwarna putih keperakan 
Keunikan                                     : Bibir Ulatr tampak putih

Nama spesifiknya, albertisii, untuk menghormati penjelajah Italia Luigi D'Albertis, Italian explorer Luigi D'Albertis


Ular Betina dewasa bisa tumbuh sampai mencapai panjang rata-rata sekitar 213 cm . Hewan ini tidak memiliki pola tubuh, kecuali beberapa tanda berwarna terang di sekitar mata. Moncong hewan ini berbentuk segitiga dan kepalanya lebih lebar dari lehernya. Bagian atas kepalanya berwarna hitam terang. Warna tubuhnya bervariasi dari coklat-keunguan sampai kekuning-kuningan.

Habitat Satwa White Lipped Phyton, Liasis albertisii

Habitat  di hutan lembab

Sanca Bibir Putih, White Lipped Phyton

Penyebaran Satwa White Lipped Phyton, Liasis albertisii

Penyebaran Bothrochilus albertisii ditemukan di sebagian besar New Guinea di bawah 1.200 m (3.900 kaki), termasuk pulau Papua, Salawati dan Biak Indonesia, Normanby, Mussau dan Emirau, serta beberapa pulau di Selat Torres. Semenanjung Onin dan Andai, dekat Dorei, Irian Jaya, Indonesia.

Morfologi Satwa White Lipped Phyton, Liasis albertisii

Morfologi Bothrochilus albertisii betina dewasa tumbuh dengan rata-rata panjang total 213 cm (termasuk ekor). Kedua jenis kelamin tidak berpola, kecuali beberapa tanda terang pada postokuler. Dorsum kepala berwarna hitam mengkilat, dan sisik labial atas dan bawah berwarna putih dengan tanda hitam di tepi anterior sisik. Warna tubuh adalah ungu kecoklatan yang memudar menjadi kekuningan di bagian perut atau biru kehitaman yang memudar menjadi abu-abu.

Sanca Bibir Putih, White Lipped Phyton

Baca juga :

Rusa Jawa, Javan Deer, Rusa Timorensis, Rusa berukuran besar yang mulai di pelihara di Penangkaran.

Binturung, Bearcat, Arctictis binturong Raffles, Binatang Bermuka Beruang dan Berbadan Kucing Asli Indonesua yang langka 

Soa Soa Layar, Webber's Sailing Lizard, Hydrosaurus weberi, Kadal Berekor sayap asli Indonesia

Perilaku Makan Satwa White Lipped Phyton, Liasis albertisii

Perilaku Meskipun sebagian besar terestrial, Bothrochilus albertisii dapat dan kadang-kadang memanjat. Piton berbibir putih dilaporkan agresif, meskipun berkurang pada mereka yang lahir dan dibesarkan di penangkaran. L. albertisii juga telah diamati secara teratur memuntahkan bola bulu dari mangsanya

Makanan Bothrochilus albertisii mencakup berbagai jenis burung dan mamalia berukuran kecil hingga sedang. Neonatus dan remaja sering memakan kadal. Lubang peka panas Heat sensitive pits,  di rahang atas dan bawah digunakan untuk membantu menemukan mangsa selama perburuan malam

Perilaku Reproduksi Satwa White Lipped Phyton, Liasis albertisii
Perilaku Reproduksi Bothrochilus albertisii bersifat ovipar. Betina yang matang secara seksual dapat bertelur sekitar selusin telur. Telur-telur itu saling menempel dalam tumpukan padat, dan betina melingkar di sekelilingnya. Tukik muncul setelah sekitar dua bulan inkubasi dan panjangnya sekitar 38 cm
Klasifikasi Satwa White Lipped Phyton, Liasis albertisii
Kingdom: Animalia
Phylum : Chordata
Class : Reptilia
Order : Squamata
Suborder : Serpentes
Family : Pythonidae
Genus : Bothrochilus
Species : Bothrochilus albertisii
Binomial name
Bothrochilus albertisii (W. Peters & Doria, 1878)

Sinonim
Liasis Albertisii W. Peters & Doria, 1878
Leiopython gracilis Hubrecht, 1879
Liasis albertisii — Boulenger, 1893
Liasis fuscus albertisii — Stull, 1935
Liasis fuscus albertisi — Capocaccia, 1961
Liasis fuscus albertisii — Stimson, 1969
Liasis albertisi — Switak, 1973
Liasis albertisii — McDowell, 1975
Bothrochilus albertisii — H.G. Cogger, Cameron &
H.M. Cogger, 1983 Lisalia albertisi
— Wells & Wellington, 1984 Morelia albertisii
— Underwood & Stimson, 1990 L[eiopython]. albertisii
— Kluge, 1993 
Leiopython albertisi — O'Shea, 1996
Leiopython albertisii — O'Shea, 1996
Bothrochilus albertisii — Reynolds et al., 2014

Status KonservasiManfaat Satwa White Lipped Phyton, Liasis albertisii
Status konservasi tidak dilindungi

Lokasi Pemotretan Satwa

Lokasi pemotretan di Taman Safari Bogor, Bogor, Jawa Barat dan Taman Mini Indonesia Indah

Detail :
Camera maker : Nikon Corporation
Camera model : Nikon D5200
F Stop : f/5.6
Exposure time : 1/125 sec.
ISO Speed : ISO 400 
Focal lengh : 300 mm
Lens : Sigma 70-300mm f/4-5.6 DG Macro 

Kamus Identifikasi Flora dan Fauna serta Sumber Informasi untuk Pengenalan Flora dan Fauna 
Planter and Forester

Sanca Bibir Putih, White Lipped Phyton




0 Response to "Sanca Bibir Putih, White Lipped Phyton, Liasis albertisii atau Bothrochilus albertisii"

Post a comment

Arsip Blog

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel