google.com, pub-6935017799501206, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Gustavia superba (Kunth) O. Berg, Tanaman Berbunga Indah Berwarna Pink yang Berukuran Besar - PLANTER AND FORESTER

Gustavia superba (Kunth) O. Berg, Tanaman Berbunga Indah Berwarna Pink yang Berukuran Besar

Gustavia superba (Kunth) O. Berg, Tanaman Berbunga Indah Magnificient Flower 

Gustavia superba (Kunth) O. Berg

Bunga Gustavia superba (Kunth) O. Berg

Tanaman yang berbunga indah dan berukuran  bunga yang cukup besar  menurut saya dibandingkan bunga tanaman hias lainnya. Gustavia superba yang juga disebut Membrillo ini saya dokumentasikan di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Indonesia.

Tanaman yang berasal dari Northern S. America hingga North Colombia sampai dengan  Costa Rica.ini sampai juga menjadi koleksi Kebun Raya Bogor yang pertumbuhannya terlihat cocok dan sesuai dengan karakter dan persyaratan tumbuh.

Nama umum atau common names adalah  membrillo, sachamango dan heaven lotus alias Lotus Surga. Dalam bahasa Panama: membrillo, membrillo hembra, wild mango. Colombia: membrillo, paco.

Distribusi dan sebaran tanaman bentuk pohon Gustavia superba ini tidak banyak dikenal di luar wilayah asalnya dari Ekuador hingga Panama dan Venezuela, tetapi telah ditanam di kebun raya tropis, termasuk di Singapura dan disebut sebagai pungol  dan Australia serta Indonesia seperti yang sedang saya ceritakan ini.

Membrillo adalah pohon berhabitus tidak terlalu besar yang tumbuh setinggi sekitar 20 meter. Diameter batangnya bisa sekitar 35 cm.

Buah Gustavia suberba dapat dimakan dan tanaman sering dibudidayakan sebagai tanaman hias peneduh jalan karena bunganya yang besar, mencolok dan harum, dan sebaliknya, pohon itu juga memiliki bau yang menjijikkan jika kayunya yang dipotong dan dibiarkan saja tanpa perlakuan hingga membusuk memiliki bau busuk yang sangat memuakkan

Baca juga : Pohon Salam Syzygium polyanthum Daun Ajaib Penyedap Kuliner Indonesia

Tanaman Gustavia superba (Kunth) O. Berg

Ekologi Tanaman Gustavia superba

Gustavia superba tumbuh secara alami sebagai pohon tumbuhan di lapisan kedua karena habitusnya yang tidak terlalu tinggi, dan jumlahnya yang masih banyak di habitat aslinya, terutama di hutan sekunder. 

Tanaman Gustavia superba menyukai kelembaban yang tinggi, sinar matahari dan tanah dengan drainase baik dan cepat mengering dan tidak tergenang. 

Percabangan agak rapat dengan susunan daun yang melingkar menyerupai pola daun palem. Benih disebarkan oleh agoutis sejenis hewan pengerat dari genus Dasyprocta  yang hidup di hutan hutan amerika selatan dan tengah. Daun Gustavia superba  merupakan makanan favorit dan kesukaan iguana sejenis kadal yang hidup di daerah tropis Amerika Tengah, Amerika Selatan, dan kepulauan Karibia

Kesesuaian tempat tumbuh di daerah tropis dataran rendah yang lembab, dan banyak ditemukan pada ketinggian di bawah 600 meter, meskipun juga meluas hingga lebih dari 1.000 meter di atas permukaan laut. Sesuai dengan suhu daerah tropis hingga 35 derajat celcius bahkan lebih.

Lebih menyukai tanah yang lembab, kaya unsur hara dan humus, dan toleran pada tanah yang sedikit pH rendah atau tanah asam dan tahan terhadap naungan atau tempat teduh.

Tanaman Gustavia lainnya sering mengeluarkan bau yang sangat tidak sedap ketika dedaunan dan kulit kayu dihancurkan atau ketika cabang dan serasah atau litter lainnya membusuk untuk waktu yang lama hingga sekitar 3 bulanan.

Pohon Gustavia superba (Kunth) O. Berg
 

Baca juga : Pohon Perdamaian Barringtonia asiatica

Habitus Pohon Gustavia superba

Gustavia superba berbentuk pohon yang tidak terlalu tinggi sekitar 10 20 meter dengan daun yang lebat dan percabangan yang rapat.

Pohon Gustavia superba dengan tajuk dengan diameter hingga 15 m, percabangan jarang, diameter daun 5 - 20 cm, sering melengkung ke atas, ujung daun rapat rapat. Kulit batang berwarna coklat, agak pecah-pecah.


Batang Pohon Gustavia superba (Kunth) O. Berg

Batang  Gustavia superba

Batang berwarna coklat terang dan berkulit agak tebal dan kalau membusuk sangat berbau.

Daun Gustavia superba (Kunth) O. Berg

Daun Gustavia superba
Daun tersusun melingkar alias radiating dimulai dari pucuk hingga ke bawah rangkaian daun seperti palem.

Petiloe daun atau tangkai daun berukuran 5 - 150 x 1- 9 mm, penampang setengah lingkaran atau semi circular; lembaran daun ovate -  Obovate hinga oblanceolate dengan ukuran 25-128 x 6-25 cm, glabrous atau rata, berbentuk bagan dasar cartaceous panjang meruncing hingga lancip atau acute dan cuneate, tepi daun bergerigi alias serrate mendekati serrulate, pucuk acuminate atau tajam; vena sekunder dalam 16- 36 pasang.

Bunga Gustavia superba (Kunth) O. Berg
Bunga Gustavia superba

Perbungaan atau Inflorescences cauline, racemose, puberulous, dengan 3-12 bunga, panjang tangkai atau rachis  10 - 64 mm; pedikel atau Pedicels dengan panjang 29-85 mm, dihubungkan oleh satu ovate menjadi lonjong atau oblong bract basal 1,8 - 4 x 1,5-5 mm dan bantalan di atau di bawah tengah 2 ovate, bracteoles cucullate 1-6 x 1,5-5,5 mm, yang terakhir sering menyatu di pangkalan untuk membentuk struktur seperti cangkir yang melingkari tangkai bunga atau pedicel, cawan sering kali memiliki nektar ekstrafloral alias Extrafloral nectaries yang tidak menyolok di ketiak hanya mudah terlihat pada bunga muda yang dipetik.

Bunga Gustavia superba (Kunth) O. Berg

Bunga berdiameter 10-15 cm; kelopak atau calyx sangat tipis 4-lobed; Petal atau kelopak antara 7 - 8 - 9 buah, lonjong obovate atau oblanceolate, atau oblong - lonjong, 33-67 x 12-37 mm, rata glabrous atau puberulous, putih dengan merah muda di pucuk dan dengan bintik-bintik merah muda di seluruh; dasar androecial tinggi 8-15 mm, panjang filamen - filaments  paling luar 10-23 mm, kuning pangkal merah muda di pucuk, kepala sari atau anthers berukuran  2,5-4 mm, kuning; ovarium halus, puberolous (5 - 6- lokuler locular , dengan 18-30 ovula per lokula, puberulous pada pucuk dengan ukuran, panjang 1-2 mm.

Bentuk Petiole Bunga Gustavia superba (Kunth) O. Berg 

Penyerbukan: Bunga dikunjungi oleh lebah yang termasuk dalam setidaknya marga Melipona, Trigona, dan Xylocopa. Spesies dari dua genera pertama mungkin terlalu kecil untuk menjadi penyerbuk yang efisien sedangkan spesies Xylocopa dan lebah besar lainnya lebih cenderung menjadi penyerbuk Gustavia superba yang jauh lebih efisien. Karena kepala sari atau anthers terbuka oleh pori-pori apikal, spesies ini mungkin paling efisien diserbuki oleh lebah penyerbuk buzz.

Baca juga : Kembang Knop, Gomphrena globosa berkhasiat mengobati Diabetes dan Batuk

Buah Gustavia superba

Buah yang dapat dimakan dikumpulkan dari alam liar dan digunakan untuk konsumsi. Pohon itu sering dibudidayakan atau ditanam karena bunganya yang besar, mencolok dan harum, tetapu sebaliknya, pohon itu juga memiliki bau yang menjijikkan - kayunya yang dipotong memiliki bau busuk yang sangat banyak. Jadi proses dekomposisi batang tanaman menilmbulkan bau yang menyengat dan tidak enak.

Bentuk Buah Gustavia superba (Kunth) O. Berg

Berbuah buah pir bulat, pada batangnya (cauliflorous). Di dalam cangkang hijau keras ada beberapa biji besar berdiameter sekitar 4 cm. Dagingnya yang berwarna jingga kekuningan bisa dimakan, biasanya direbus setelah itu rasanya menyerupai daging. Ini kaya akan vitamin A, B dan C.

Buah yang masih muda Gustavia superba (Kunth) O. Berg

Buah bulat globose atau bundar oval 3-9 x 4-100 cm, bagian operkular cekung di bawah permukaan buah dan diameter kurang daro 1/2. diameter buah, Calyx atau kelopak membentuk tepi melingkar yang terangkat, bulat, eksokarp atau exocarp berwarna kuning pada saat dewasa, dan mesocarp berwarna oranye.

Buah Gustavia superba (Kunth) O. Berg

Daging atau pulp buahnya kaya akan vitamin A dan buah Gustavia dianggap sebagai makanan lezat di Kolombia. 

Biji Gustavia superba

Biji atau Seed biasanya bersudut pada penampang 12 - 35 x 11 - 22 mm, kulit biji berubah warna menjadi coklat pada saat matang; aril kurang berkembang, berwarna kuning dan  funicle berbentuk lancip.

Penyebaran benih atau dispersal seed spesies Gustavia superba disebarkan oleh banyak mamalia, termasuk monyet berwajah putih (white faced monkeys), tupai ekor merah (Red Squirrels), agoutis, dan pacas, peccary berkerah (Collared peccaries), dan tikus berduri (Spiny rats) yang mirip landak.. Hewan hewan ini membawa buah-buahan untuk dimakan mesocarpnya sesuai yang disampaikan oleh Sork,1987.

Bunga Gustav superba yang sudah pollinasi atau penyerbukan

Klasifikasi Binomial Numenclature 

Kingdom    : Plantae

Clade        : Tracheophytes
Clade        : Angiosperms
Clade        : Eudicots
Clade        : Asterids
Order        : Ericales
Family        : Lecythidaceae
Genus        : Gustavia
Species    : Gustavia superba (Kunth) O. Berg 

Synonym
Gustavia superba var. salviniae Hemsl.
Japarandiba superba (Kunth) Kuntze
Pirigara insignis Kunth ex Hemsl.
Pirigara superba Kunth

Buah Gustavia superba
Manfaat lain dari Gustavia superba
Inti kayunya berwarna coklat kemerahan; gubal tebal hampir putih dengan garis-garis yang lebih gelap atau hampir hitam.
Kayunya lurus dan berbutir halus, keras, berat, kuat dan tangguh. Ini terbagi dan bekerja dengan cukup mudah; mengambil polesan yang sangat baik dan kayunya digunakan, sampai batas tertentu, untuk konstruksi.

Spesies Gustavia superba sering digunakan sebagai tanaman hias karena bunganya yang indah dan daging buahnya dimakan setelah dimasak. Ia mencatat bahwa daging buah kaya akan karotenoid, asam lemak, dan mengandung fosfor. Suku Indian Kuna menggunakan ramuan kulit kayu yang sudah dimasak sebagai obat untuk meredakan nyeri tubuh.

Perkecambahan Biji
spesies ini berkecambah dengan baik di celah, tepi hutan, dan lapisan bawah hutan. Persentase perkecambahan rata-rata dihitung pada 85,4% dan benih membutuhkan waktu 40-70 hari untuk berkecambah. Baik benih yang terkubur maupun yang tidak dikuburkan berkecambah dengan baik di bawah naungan kanopi hutan sementara benih yang tidak terkubur berkecambah dengan buruk di celah cahaya yang besar.

Predasi atau pemakan tanaman Gustavia superba adalah Agoutis dan tupai ekor merah yang  memakan bijinya. Namun, hanya agoutis yang diketahui dapat memanfaatkandan memakan benih yang terkubur dan mengkonsumsinya.  

Daun dari Gustavia superba  dimangsa oleh larva  atau larvae dari skipper atau ngengat nakhoda spesies Entheus priassus yang paling menyenangi menyantap dan memakan daun yang lembut dan pucuk baru yang memerah dibandingkan dengan yang lebih tua, yang memiliki lignifikasi dan sudah mengeras sesuai literatur dari Aide dan Londono yangpada tahun 1989.
Gustavia superba

Karakter dari tanaman  Gustavia superba di alam dicirikan oleh pachycaul nya, bentuk pertumbuhan bercabang jarang; batang tebal dan bantalan daun; daun besar dan membran yang mengering berwarna hijau muda. 

Konservasi: Spesies ini tidak terdaftar sebagai spesies yang terancam punah oleh IUCN Red List of Threatened Species 

Magnificient plant.


0 Response to "Gustavia superba (Kunth) O. Berg, Tanaman Berbunga Indah Berwarna Pink yang Berukuran Besar"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel