google.com, pub-6935017799501206, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Eugenia brasiliensis Lam., Tanaman Hias Ceri Brazil, Grumichama yang buahnya Manis Asam - PLANTER AND FORESTER

Eugenia brasiliensis Lam., Tanaman Hias Ceri Brazil, Grumichama yang buahnya Manis Asam

Eugenia brasiliensis Lam., Tanaman Hias Ceri Brazil yang buahnya Manis Asam

Brazil cherry atau Grumichama, atau The Brazilian cherry 

Ceri Brazil

Eugenia brasiliensis Lam. Brazilian Cherry

Tanaman ini saya dokumentasikan di Perumahan Kemang Pratama, Bekasi, Jawa Barat. Ceri Brazil atau Grumichama ditanam berjajar di dekat Gerbang Pintu Kemang Regency 

Salah satu tanaman koleksi Kemang Pratama Eugenia brasiliensis ini, dikenal dengan nama umum sebagai Ceri Brazil alias Brazil Cherry dan Grumichama, atau Brazilian Cherry merupakan pohon berukuran sedang tinggi maksimal 20 meter endemik asli Brazil selatan yang berbuah kecil berwarna ungu sampai hitam, dan mempunyai buah cherry yang manis untuk rasa seperti buah plum.

Tanaman Eugenia brasiliensis Lam. di Kemang Pratama

Tanaman saat saya dokumentasikan tingginya sekitar 2.5 - 3 meter dengan perawakan yang segar dan subur, daun berwarna hijau terang dan lebih menyerupai semak.

Ditanam berjajar ada sekitar 10 tanaman yang tumnbuh dan dirawat dengan baik. Beberapa tanaman tampak berbunga dan sebagian berbuah serta beberapa buahnya matang.

Habitus Tanaman Eugenia brasiliensis Lam.

Family Myrtaceae ini berbentuk pohon tetapi tidak terlalu tinggi dengan percabangan yang rimbun dan rapat. Percabangan tumbuh mulai dari pangkal sekitar 30 cm dari tanah dan menyebar ke seluruh bagian. 

Kalau memperhatikan bentuk pertumbuhannya, pohon ukuran kecil yang membuatnya sempurna untuk digunakan dalam lansekap perkotaan. Pertumbuhannya yang lambat dan tingkat penyebarannya yang rendah membuatnya langka, dan umumnya dianggap sebagai spesies yang terancam punah.

Tanaman Grumichama mirip semak cemara yang menarik atau pohon kecil dengan daunnya yang gelap dan mengkilap, pucuk muda kemerahan dan kanopi piramidal yang lebat.

Daun Eugenia brasiliensis Lam.

Daun Tanaman Eugenia brasiliensis Lam.

Daun tanaman Grumichama berdaging tebal, glossy hijau dan berbentuk obovate hingga oval - ovate. Pinggir daun rata alias entire dengan tulang daun menyirip.

Susunan daun berselang seling alias alternate dengan jarak antar ruas daun yang pendek dan malah mirip roset.

Bentuk Percabangan Eugenia brasiliensis Lam.


Batang dan Percabangan Eugenia brasiliensis Lam.

Bentuk percabangan Eugenia brasiliensis Lam. rapat, batang berwarna coklat berkulit halus dan tipis.

Sejak dari pangkal batang, cabang sudah terbentuk dan tetap tumbuh menjadi cabang yang meyusun kanopi tanaman.

Percabangan yang rapat Eugenia brasiliensis Lam.
Secara alami, percabangan sekunder cukup aktif dan berkembang menjadi cabang yang memiliki tajuk hingga ke atas tanaman.

Pemangkasan diperlukan untuk pengaturan percabangan supaya dapat dibentuk batang utama yang lebih kokoh.

Bunga Eugenia brasiliensis Lam.yang baru mekar dan sudah penyerbukan menjadi bakal buah.


Bunga Tanaman Eugenia brasiliensis Lam.

Berdasarkan perkembangan bunga yang saya dokumentasikan, di awal inisiasi bunga bentuknya mirip dengan kerucut yang terdiri dari lapisan lapisan kelopak bunga.

Bakal Bunga Eugenia brasiliensis Lam

Bunga mekar dan terdapat rangkaian putik dan benangsari. Setelah penyerbukan, putik akan menggembung dan semakin lama tampak seperti buah di family Myrtaceae.
Bakal bunga Eugenia brasiliensis Lam yang siap mekar

Berikutnya, bakal buah akan membesar dan menjadi buah berbentuk bulat.

Bunga Grumichama

Buah Tanaman Eugenia brasiliensis Lam.

Setelah muncul inisiasi bunga, kemudian mekar dan terjadi penyerbukan, sekitar 75  - 80 hari kemudian akan muncul buah buah yang berbentuk bulat.

Buah awalnya berwarna hijau muda, kuning dan akhirnya memerah hingga menghitam yang menandakan bahwa buah sudah matang.

Buah Eugenia brasiliensis Lam
Yang membedakan pembuahan di daerah sub tropis dan daerh tropis seperti di tempat  saya mendokumentasikan yaitu Kemang Pratama bahwa di daerah subtropis, pohon berbunga serempak di musim semi. Buah matang dalam satu bulan dan panen selesai dalam hitungan hari. sedangkan di daerah tropis pembungaan dan pembuahan berlangsung selama beberapa bulan. 

Buah setengah matang Eugenia brasiliensis Lam

Hal ini terbukti dengan pengamatan saya, ternyata dari inisiasi bunga hingga berbentuk buah berwarna kuning merah, membutuhkan waktu sekitar 2 - 2.5 bulan dan memang lebih lama dibandingkan daerah sub tropis.
Buah Eugenia brasiliensis Lam yang sudah matang

Menurut informasi, buah dapat sangat bervariasi warnanya dan dua bentuk berbeda. Jenis spesies ini memiliki buah berkulit hitam; Eugenia  brasiliensis leucocarpa berbuah kuning; dan Eugenia brasiliensis erythrocarpa memiliki buah berkulit merah yang lebih manis bandingkan bentuk lainnya.
Buah Eugenia brasiliensis Lam berasa manis asam yang menyegarkan

Di ujung buah terdapat sepal yang tidak luruh atau Sepal Persisten yang mirip telinga kelinci atau rabbit ears dan perbandingan biji dan daging buah sangat tipis.
Buah berbentuk globose membulat dengan diameter 1 hingga 1.5 cm.

Buah matang berasa manis sedikit asam dengan aroma jambu yang menyegarkan.

Kesesuaian tumbuh Tanaman Eugenia brasiliensis Lam.
Grumichama membutuhkan iklim lembab, tropis hingga subtropis, tumbuh paling baik pada ketinggian yang sangat rendah, 90 meter atau kurang.

Di Perumahan Kemang Pratama, ketinggian sekitar 20 -30 m diatas permukaan laut sehingga memang cocok untuk pertumbuhan Grumichama.

Perkiraan kisaran suhu untuk pertumbuhan dilaporkan antara 15 - 38 ° c dengan suhu optimum antara 21 - 32 ° c. Kondisi aktual suhu di Perumahan Kemang Pratama sekitar 28 - 34 ° c, sehingga memang sangat optimum  dan memenuhi syarat sesuai kesesuaian tumbuh. 

Kebutuhan dan toleransi terhadap curah hujan, tanaman Grumichama membutuhkan  Curah hujan tahunan untuk pertumbuhan dilaporkan 800 - 3.500mm dengan optimum antara 1.200 - 2.500mm. Kondisi ini juga sangat cocok untuk daerah Kemang Pratama yang memang curah hujannya berkisar antara 1800 - 2500 mm per tahun sesuai pengaruh iklim, kecuali pada saat El Nino yang kering atau La Nina yang beriklim basah.


Kebutuhan sinar matahari, tanaman Cherry Brazil membutuhan sinar matahari penuh tetapi juga sedikit tahan terhadap naungan. Tetapi di tempat yang ternaungi, perkembangan pembungaan akan sedikit terhambat.

Beradaptasi dengan berbagai jenis tanah, tetapi tidak toleran terhadap tanah alkali. Lebih menyukai bahan organik tingkat tinggi di dalam tanah, terutama bila ditanam di tanah ringan. Kondisi tanah di Kemang Pratama adalah Podsolik merah kuning yang kandungan liatnya tinggi, dan inipun sesuai dengan persyaratan tumbuh Grumichama.

Tanaman Grumichama,sesuai yang saya perhatikan umumnya tumbuh lambat, tanaman dapat mulai berbunga dan berbuah saat berumur 4 tahun sejak berbiji atau kalau dari bibit stek sekitar 3.5 tahun dan tidak terlalu berbeda jauh dengan asal bibit dari biji.

Klasifikasi ilmiah Tanaman Cherry Brazil.
Clade    :      Rosids
Order    :      Myrtales
Family   :      Myrtaceae
Genus    :    Eugenia
Species   :   E. brasiliensis

Binomial name Eugenia brasiliensis Lam.

Sinonim
Eugenia bracteolaris Lam. ex DC.
Eugenia dombeyi Skeels nom. illeg.
Eugenia filipes Baill.
Eugenia filipes Baillon in Grandidier
Eugenia ubensis Cambess.
Myrtus dombeyi Spreng. nom. illeg.
Myrtus grumixama Vell.
Stenocalyx brasiliensis (Lam.) O.Berg
Stenocalyx ubensis (Cambess.) O.Berg

Biji Eugenia brasiliensis
Manfaat dan Khasiat Obat 

Penggunaan sebagai infus 10 g daun atau kulit kayu dalam 300 ml air digunakan sebagai diuretik aromatik, astringen dan sebagai pengobatan rematik.

Kulit kayu dan daunnya mengandung tanin dalam jumlah besar, dilaporkan paling tinggi ditemukan pada tumbuhan (34% di kulit kayu).

Kulit kayu dan daunnya mengandung 1,5% minyak esensial dan memiliki aroma aromatik yang menarik









0 Response to "Eugenia brasiliensis Lam., Tanaman Hias Ceri Brazil, Grumichama yang buahnya Manis Asam "

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel