google.com, pub-6935017799501206, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Bagian 2 : 33 Jenis Bambu dan manfaatnya - PLANTER AND FORESTER

Bagian 2 : 33 Jenis Bambu dan manfaatnya

 33 Jenis Bambu dan manfaatnya 

Bagian 2 :  Bambu adalah Masa Depan



Bambu adalah tanaman pertama yang tumbuh setelah bom atom di Hiroshima, selama Perang Dunia II.

Popular name : Bambu, Aur, Buluh, Eru, Bamboo

Latin Name : Berbagai Jenis Bambu

Family : Poaceae
Origin                  : Asia, India, Indonesia, Australia, Thailand, Amerika, Afrika kecuali Eropa
Landscape : Halaman Depan, Pengisi Taman, Pagar,  
Ornamental type : Tanaman Peneduh, Konservasi
Propagation : Biji, Bunga, Stek, Kultur Jaringan
Media  : Campuran Tanah kebun , Kompos, dan Pupuk Kandang
Special Treatment : Tidak ada special perlakuan

Bersama Pak Marc Peeters Ahli Bambu Indonesia

Fast Growing Specie, Amazing Growth
Spesies Tumbuh Cepat,  Pertumbuhan Luar Biasa

Bambu adalah tumbuhan golongan rumput rumputan raksasa  - ada lebih dari 1500 spesies di dunia.
Indonesia memiliki lebih dari 150 spesies berbeda, beberapa di antaranya merupakan spesies tropis terpenting.
Bambu adalah Tanaman Berkayu Tumbuh Tercepat di dunia
Rebung tumbuh hingga 45 cm per hari selama musim hujan, dan mencapai ketinggian maksimal (hingga 20 -25 m) dalam waktu 3 bulan.
Panen pertama setelah penanaman planlet bambu adalah:
  1. rebung yang dapat dimakan alias produk ekspor dalam waktu 3-4 tahun.
  2. batang bambu  dalam waktu 5-6 tahun.
Renewable Source of Wood
Sumber Kayu Terbarukan

Pohon dipanen setiap 8 sampai 15 sampai 30 tahun, tetapi harus ditanam kembali.
Rumpun bambu tetap produktif selama 60 hingga 100 tahun, tanpa penanaman kembali.
Sebuah rumpun bambu menghasilkan tunas baru setiap tahun, dari 3-4 tahun setelah tanam.
Batang bambu atau bambu harus dipanen pada saat itu
Umur 3 tahun, kalau tidak dipanen akan hancur setelah 7 tahun.
Metode panen tahunan dan selektif, setiap kali mengambil yang terlama batang yang cocok atau paling tua, dan dikerjakan secara manual.
Hasil rata-rata per hektar - seiring waktu - Dibandingkan dengan jenis kayu apapun jauh lebih besar untuk Bambu

Environmental Friendly
Ramah lingkungan

Akar dan rimpang atau Rhizomes tumbuh di tanah yang subur, marjinal dan kritis dan perakaran tidak menembus jauh ke dalam tanah terkonsentrasi dipermukaan sehingga tidak merusak.
Akar dan rimpang Rhizomes yang kuat, bambu cocok untuk ditanam di lereng untuk encegah erosi.
Karena pertumbuhannya yang luar biasa,pengendalian erosi cepat 
Bambu bisa ditanam, tepi sungai untuk mencegah pengendapan.
Bambu bisa digunakan untuk fitoremediasi  atau phytoremediation  lahan terlantar yang tercemar dan dapat menyerap logam berat dari dalam tanah.
Perkebunan bambu   Bamboo plantations   menyediakan kanopi hijau. Saat bambu dipanen secara selektif, kanopi tetap tertutup. Saat pohon dipanen, celah dibuat di kanopi, sekali lagi bahaya erosi. Berbeda dengan bambu yang selalu tumbuh merumpun dan mampu membuat kanopi dengan cepat.


Bamboo is Pioneer Plant, Adapt to different Environments
Bambu adalah Tanaman Pionir,  Beradaptasi dengan Lingkungan yang Berbeda
Bambu adalah tanaman pertama yang tumbuh setelah bom atom di Hiroshima, selama Perang Dunia II.
Bambu adalah Tanaman Pionir, beradaptasi dengan berbagai lingkungan.
Tumbuh di daerah kering di mana kekeringan menyebabkan gagal panen.
Beberapa spesies bambu dapat tumbuh di lahan asam, dengan pH 4,5 - dibandingkan dengan pohon yang tumbuh cepat membutuhkan pH di atas 5,5.
Dari dataran rendah hingga tinggi di pegunungan 4.000 m dpl, bambu tumbuh subur di berbagai iklim.
Ketika ditanam akan merevitalisasi lahan dan mengembalikannya ke kondisi semula atau bahkan lebih baik dari sebelumnya.

Manfaat Bambu:

  1. Sumber Makanan, rebung
  2. Bahan Konstruksi
  3. Bahan pembuatan Instrument Musik
  4. Bahan pembuatan alat transportasi
  5. Bahan pembuatan kerajinan alat rumah tangga 
  6. Bahan pembuatan Meubel
  7. Bahan pembuatan pulp
  8. Tanaman hias
  9. Konservasi lingkungan
  10. Sebagai bahan senjata

Berikut 33 Jenis bambu yang memilki manfaat dan dibudidayakan

Bambu spesies 11 sampai dengan 20

11. Bambusa vulgaris vittata
Nama Spesies : Bambusa vulgaris vittata 
Nama Lokal : Bambu Kuning, Yellow Culm, Common Bamboo, Yellow Bamboo
Asal : China, Asia 
Tipe Tumbuh : Rumpun 
Bentuk batang : Lurus 
Warna : Kuning bergaris hijau
Tinggi  : 10 -20 meter
Diameter     : 4 – 10 cm
Tebal Dinding  : 10 – 17 mm
Jarak buku :20 – 45 cm
Daun  ; 6 – 30 cm
Percabangan : Banyak percabangan
Altitude : 1 – 1.200 meter dpl
Jenis Tanah : semua tipe tanah
Curah Hujan : 1.000 – 2.500 mm per tahun
Manfaat          : Tiang, Pagar, Furniture, Kertas, Obat, Bambu hias yang paling popular. Dinding bamboo lebih tebal dari Bambu Ampel
Perkebunan : Ditanam sebagai tanaman hias. Pembatas Riparian atau bantaran sungai, pagar, skala perkebunan 250 – 625 rumpun per ha, populasi padat

Bambusa vulgaris vittata


Bambusa vulgaris vittata

12. Bambusa vulgaris 
Nama Spesies : Bambusa vulgaris 
Nama Lokal : Bambu Ampel, Green Culm, Common Bamboo
Asal : Asia
Tipe Tumbuh : Rumpun
Bentuk batang : Lurus zig zag
Warna : hijau 
Tinggi  : 10 – 20 meter
Diameter  : 4 – 10 cm
Tebal Dinding  : 7 – 15 mm
Jarak buku : 20 – 45 cm
Daun  ; 6 – 30 cm
Percabangan : Banyak Percabangan
Altitude : 1 – 1.200 meter dpl
Jenis Tanah : Semua jenis tanah termasuk tanah terdegradasi
Curah Hujan : 1.000 – 2.500 mm per tahun. Daerah kekeringan masih mampu tumbuh
Manfaat       : Tiang, Pagar, Furniture, Kertas , Obat Obatan, Tanaman hias
Perkebunan : Tanaman untuk Riparian atau bantaran sungai, Pagar keliling, Populasi 275 – 625 rumpun per ha (populasi padat)
Catatan      : Bambu palimg popular diantara tanaman Bambu


Bambusa vulgaris

13. Bambusa vulgaris wamin
Nama Spesies : Bambusa vulgaris wamin
Nama Lokal : Bambu Blenduk, Bambu Budha, Buddha’s belly bamboo
Asal : China Selatan
Tipe Tumbuh : Serumpun
Bentuk Batang : Zig Zag 
Warna : Hijau
Tinggi  : 3 meter
Diameter         : 1 – 3 cm
Tebal Dinding  : 8 mm
Jarak buku : 4 – 10 cm seperti balon atau bergelembung di batang
Daun  ; 6 – 30 cm
Percabangan : banyak percabangan
Altitude : 1 – 1.200 m dpl
Jenis Tanah : semua tipe tanah
Curah Hujan : 1.000 – 2.500 mm per tahun, tahan terhadap kekeringan
Manfaat    : Tanaman Hias
Perkebunan : Tanaman Hias

Bambusa vulgaris wamin

14. Dendrocalamus asper
Nama Spesies : Dendrocalamus asper
Nama Lokal : Bambu Petung, Giant Bamboo, Awi Bitung, Buluh Batung
Asal : Asia termasuk Indonesia
Tipe Tumbuh : Serumpun
Bentuk batang : Lurus 
Warna : Hijau - Putih
Tinggi  : 20 – 30 meter
Diameter     : 8 – 20 cm
Tebal Dinding  : 11 – 36 cm
Jarak buku : 30 – 50 cm
Daun  ; 20 -30 cm 
Percabangan : Sedikit percabangan
Altitude : 1 – 1.500 m dpl
Jenis Tanah : Semua jenis tanah
Curah Hujan : 1.000 – 2.500 m dpl, optimum di 2.000 mm
Manfaat            : Rebung layak dikonsumsi, pipa air, keranjang, konstruksi rumah, kertas, bamboo press papan 
Perkebunan : Penanaman perkebunan 100 – 400 rumpun per ha
Catatan      : Pengganti kayu jati dll dan pengganti kayu untuk plywood

Dendrocalamus asper

15. Dendrocalamus asper Black
Nama Spesies : Dendrocalamus asper Black
Nama Lokal : Bambu Petung Hitam (Indonesia), Awi Bilung Hidueng, Buluh batung Hitam Batak
Asal : Asia, termasuk Indonesia
Tipe Tumbuh : Serumpun
Bentuk Batang: Lurus 
Warna : Hijau, Putih, Kehitaman
Tinggi  : 20 – 30 meter 
Diameter     : 8 – 20 cm (ukuran yang cukup besar)
Tebal Dinding  : 11 – 36 cm
Jarak buku : 30 – 50 cm
Daun  : 20 -30 cm 
Percabangan : Sedikit percabangan
Altitude : 1 – 1.500 m dpl
Jenis Tanah : Semua jenis tanah
Curah Hujan : 1.000 – 2.500 mm per tahun, optimum di 2.000 mm, Basah - Kering
Manfaat      : Rebung layak dikonsumsi, Konstruksi, Ply Bamboo, Furniture
Perkebunan : Untuk penanaman perkebunan 100 – 400 rumpun per ha. Dibudidayakan untuk Furniture dan konstruksi rumah.

Dendrocalamus asper Black

16. Dendrocalamus asper Thai
Nama Spesies : Dendrocalamus asper Thai
Nama Lokal : Bambu Petung Thailand, Awi Bitung Thailand, Buluh Batung Batak, Thai Clone Giant Bamboo. Bambu yang dikembangkan dari Dendrocalamus asper dengan metode Kultur jaringan
Asal : Thailand, Myanmar, 
Tipe Tumbuh : Serimpun
Bentuk batang : Lurus 
Warna : Hijau  - Putih
Tinggi  : 20 -30 meter
Diameter     : 8 – 20 cm posisi atas bawah
Tebal Dinding  : 11 – 36 cm
Jarak buku : 30 -50 cm
Daun  ; 20 -30 cm
Percabangan : Percabangan sedikit
Altitude : 1 – 1.500 m dpl
Jenis Tanah : Semua jenis tanah, semakin subur semakin baik
Curah Hujan : 1.000 – 2.500 mm per tahun, optimum di 2.000 mm per tahun, Basah Kering
Manfaat    : Rebung layak dikonsumsi, Untuk Konstruksi, Ply Bamboo, Furniture
Perkebunan : Penanaman di perkebunan 100 – 400 rumpun per ha
Catatan : Kekuatan bamboo Petung dapat menggantikan peran kayu, jati, mahoni dll. Dinding Bambu lebih tipis disbanding Bambu Petung Indonesia tetapi bisa dibuat Bamboo Press
.
Dendrocalamus asper Thai

17. Dendrocalamus giganteus
Nama Spesies : Dendrocalamus giganteus
Nama Lokal : Bambu Sembilang, Giant Bamboo
Asal : Myanmar, Thailand
Tipe Tumbuh : Rumpun
Bentuk Batang: Lurus 
Warna : Hijau Abu Abu
Tinggi  : hingga 30 meter
Diameter     : 18 – 25 cm
Tebal Dinding  : hingga 2.5 cm
Jarak buku : 25 -55 cm
Daun  ; 20 -40 cm
Percabangan : Percabangan sedikit dan kecil, didominasi batang utama
Altitude : 1 – 1.200 m dpl
Jenis Tanah : Semua jenis tanah dan berpasir juga perrtumbuhan masih cukup bagus
Curah Hujan : Tropika basah hingga 1.200 mm – 2.500 mm per tahun
Manfaat          : Rebung layak dikonsumsi, Konstruksi, Rumah, pipa air, keranjang, kertas, papan bamboo, bamboo press
Perkebunan : Ditanam untuk produksi rebung skala industry, Bahan baku konstruksi, dan industry perkayuan. Ditanam dengan 100 – 250 rumpun per ha.

Dendrocalamus giganteus

18. Dendrocalamus hamiltonii
Nama Spesies : Dendrocalamus hamiltonii
Nama Lokal : Bambu Hamilton
Asal : Bangladesh, India
Tipe Tumbuh : Rumpun
Bentuk Batang: Lurus  
Warna : Hijau, kehitaman saat muda
Tinggi  : 15 -25 meter
Diameter         : 10 -19 cm
Tebal Dinding  : 1 – 1.5 cm
Jarak buku : 30 -50 cm, Beruas panjang
Daun  ; 15 -40 cm
Percabangan : Percabangan muncul di atas
Altitude : 200 – 1.000 meter dpl
Jenis Tanah : Semua jenis tanah, optimum di tanah berpasir
Curah Hujan : 1.000 – 2.000 mm per tahun
Manfaat          : Rebung layak dikonsumsi, Konstruksi, Kerajinan berbahan dasar bambu
Perkebunan : Multi guna untuk industry berbahan dasar bamboo, dengan populasi 235 – 500 rumpun per ha 

Dendrocalamus hamiltonii

19. Bambusa lako
Nama Spesies : Bambusa lako
Nama Lokal : Bambu Lako, Timor Black, Aru Lako Timor Leste
Asal : Timor Leste, Indonesia Timur
Tipe Tumbuh : Rumpun
Bentuk Batang: Lurus 
Warna : Awal hijua dan menjadi hijau gelap
Tinggi  : 10 – 15 meter 
Diameter         : 6 – 8 cm
Tebal Dinding  : 12 mm
Daun  ; 20 - 25 cm
Percabangan : mulai 1 meter di atas tanah 
Altitude : 1 – 1.000 m dpl
Jenis Tanah : tanah miskin dan kering, banyak tumbuh di lereng pegunungan
Curah Hujan : kering, 1.000 – 2.000 mm per tahun
Manfaat          : Bambu hias atau ornament dan bamboo hias untuk pot
Perkebunan : Belum banyak dikebunkan, populasi 400 – 600 rumpun per ha

Bambusa lako

20. Dendrocalamus latiflorus
Nama Spesies : Dendrocalamus latiflorus
Nama Lokal : Taiwan Giant Bamboo, Bambu Taiwan, Bambu Sayur
Asal : China selatan, Taiwan
Tipe Tumbuh : Rumpun
Bentuk Batang: Lurus 
Warna : Kuning sampai coklat
Tinggi  : 14 – 25 meter
Diameter     : 8 – 20 cm
Tebal Dinding  : 0.6 -  3 cm
Jarak buku : 20 – 70 cm
Daun  : 15 – 40 cm
Percabangan : Percabangan banyak di bagian atas
Altitude : 1 – 1.000 meter dpl
Jenis Tanah : Tanah subur, Alluvial
Curah Hujan : 1.000 – 2.000 mm per tahun
Manfaat      : Rebung layak dikonsumsi, Pipa Air, Konstruksi, Rumah, Kertas, Kerajinan, Tanaman hias
Perkebunan : Banyak dikebunkan untuk kayu konstruksi dan rebung. Populasi 155 – 400 rumpun per ha

Dendrocalamus latiflorus

Salah satu perusahaan yang giat mengembangkan Bambu adalah Bambu Nusa Verde di Yogykarta.

Alamat Tepatnya di :
Bambu Nusa Verde
Jalan Mangunan, Tebonan, Harjobinangun, Pakem, Sleman.
Yogyakarta. 

0 Response to "Bagian 2 : 33 Jenis Bambu dan manfaatnya"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel