google.com, pub-6935017799501206, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Saraca indica L, Tanaman Peneduh Berbunga Indah - PLANTER AND FORESTER

Saraca indica L, Tanaman Peneduh Berbunga Indah

Saraca indica L , Tanaman Peneduh Berbunga Indah 

Pohon Asoka

Saraca Asoka

Saraca indica

Nama populer Pohon Asoka atau  Saraca Asoka. 

Nama Populer     : Pohon Asoka, Bunga Asoka, Asoka Tree, Flame Of The Wood 
Nama Latin         : Saraca indica, Saraca Asoca (Roxb.) Wilde
Family         : Fabaceae, Caesalpiniaceae
Origin - Daerah Asal : Indonesia, Asia Tenggara, Malaysia, Thailand
Letak Landscape         : Tanaman Pelindung, Tanaman Tepi Jalan
Tipe Tanaman Hias     : Pohon Tanaman Pelindung, Tanaman Satwa dan Tanaman Taman
Propagasi perbanyakan : Stek, Biji dan cangkok
Media Tanam     : Tanah Kebun 
Perlakuan khusus     : Pemangkasan dan Pemupukan 

Saraca indica L.
Pohon Asoka

Salah satu koleksi Kemang Pratama yang sedang berbunga dan hampir kembar dengan saudaranya Saraca thaipingensis.

Asoka Tree yang merupakan family Fabaceae yang diberi nama langsung oleh Carolus Linnaeus atau Carl von Linne yang disebut Bapak Taksonomi dan kalau anda ingat, beliau menulis buku Systema Naturae yang salah satunya membahas tata nama binomial atau binomial nomenklatur.
Bunga Saraca indica

Patut berbangga, karena tanaman yang juga asli dan endemik Indonesia meskipun di beberapa negara Asia juga ada seperti India, Thailand, Malaysia, Laos dan vietnam serta negara tetangga lainnya menjadi tanaman pohon hias yang sangat indah dan anggun.

Bunga Saraca indica

Tanaman peneduh yang berbunga kuning orange ini sangat indah dan menarik dan saat berbunga menjadi perhatian berpasang pasang mata, baik manusia, hewan penyerbuk, hewan penikmat madu (Burung hummingbird alias burung madu), serta hewan dengan ribuan mata semu serangga, lebah, tawon dan kumbang.

Bunga Saraca indica

Karena keindahannya bunganya, orang-orang Eropa sering menyebut tanaman ini dengan Flame of the Wood atau api dari hutan karena warna bunganya yang cerah serta mencolok layaknya api.

Kalau anda perhatikan, bunganya memiliki empat kelopak, putik dan benangsari yang menjuntai panjang dan warnanya pun mirip dengan Saraca thaipingensis. Jadi apanya yang berbeda?

Yang berbeda adalah bentuk rangkaian dan susunan bunga dari masing masing spesies ini.

Kalau dari fisik sebelum berbunga, koleksi di Kemang Pratama ada 4 atau 5 speses yang memiliki kemiripan daun, seperti sapu tangan saat muda yaitu Maniltoa grandiflora, Saraca indica, Saraca thaipingensis, Brownea capitella dan satu lagi yang saya sedikit lupa. Nanti kalau ingat saya tambahkan ya. Oh ya, Brownea grandiceps.

Daun Saraca indica

Di Kebun Raya Kemang Pratama, habitus pohon Saraca indica rata rata tinggi sekitar 5 - 6 meter karena program pemangkasan rutin yang dilakukan pengelola lingkungan. Peran pemangkasan inilah yang membuat Pohon Asoka berbunga serentak dan menambah keindahan lingkungan.

Pohon Asoka banyak sekali manfaatnya. Pohon asoka adalah pohon yang dianggap suci oleh agama tertentu dan Pohon tanaman ini sering diasosiasikan dengan cinta dan kesucian

Dari beberapa penggunaan, Pohon Asoka dikeramatkan di Negara India yang banyak ditanam di sekitar kuil, Pohon asoka ini diambil dari kata ashoka yang berarti tanpa penderitaan yang mengacu pada manfaat kulit kayunya untuk kesehatan, vitalitas pria dan juga untuk selalu membuat pria awet muda karena mengandung bahan estrogenic berupa ergosterol. Semoga setelah ada tulisan ini, Pohon Asoka di Kemang Pratama tetap tumbuh baik tanpa ada Bapak Bapak yang berebut mengelupas kuitnya ha..ha..ha....

Bunganya dapat digunakan untuk mengobati disentri hemoragik dengan cara ditumbuk halus serta dicampur air, kemudian bunga ini juga bisa dipakai sebagai obat bagi orang yang haidnya tidak teratur,dan dapat mengobati luka memar dengan meminum air rebusan dari bunga asoka. Kulit kayunya dapat dimanfaatkan sebagai penguat sistem reproduksi wanita.

Pohon Asoka, Saraca indica, Ini diklasifikasikan sebagai RENTAN dalam Daftar Merah IUCN (International Union for Conservation of Nature) untuk Spesies Terancam Punah

Beruntunglah warga Kemang Pratama masih memiliki koleksi Saraca indica.



0 Response to "Saraca indica L, Tanaman Peneduh Berbunga Indah "

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel