google.com, pub-6935017799501206, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Tanaman Hias Merambat Berbunga Indah, Honey Suckle Sweet Honeysuckle Lonicera japonica - PLANTER AND FORESTER

Tanaman Hias Merambat Berbunga Indah, Honey Suckle Sweet Honeysuckle Lonicera japonica


Honey Suckle Sweet Honeysuckle
Lonicera japonica

Lonicera japonica

Nama Populer                  : Honey Suckle Sweet Honeysuckle
Nama Latin                      : Lonicera japonica
Family                               : Caprilpliaceae
Origin - Daerah Asal       : Jepang Korea
Tata letak Landscape      : Pagar, kanopi, Garasi Terbuka, Balkon, Teras, Pergola
Tipe Tanaman Hias         : Tanaman Merambat, Vine
Propagasi perbanyakan  : Stek
Media Tanah                    :  Tanah kebun dan Pupuk Kandang                                                         
Perlakuan khusus            : Pemupukan  dan Pemangkasan

Lonicera japonica

Tanaman  Honey Suckle Sweet Honeysuckle atau Lonicera japonica merupakan merambat berbatang kayu.
Batangnya kuat berbulu dan mampu merambat hingga ketinggian sekitar 9 meter bahkan lebih.

Daunnya berbentuk oval dengan panjang sekitar 4 – 9 cm dan lebar sekitar 3 – 4 cm dan tepi daun terkadang bergelombang.

Lonicera japonica

Bunganya sangat harum dan mekar berpasang pasangan dengan titik tumbuh sama dengan titik tumbuh daun.

Warna bunga yang baru mekar adalah putih bersih dan berlahan lahan berubah menjadi kuning sebelum akhirnya layu dan rontok.

Lonicera japonica, yang dikenal sebagai Japanese honeysuckle and golden-and-silver honeysuckle,  honeysuckle Jepang dan honeysuckle emas-dan-perak, adalah spesies honeysuckle yang berasal dari Asia Timur. Ini sering ditanam sebagai tanaman hias, tetapi telah menjadi spesies invasif di sejumlah negara. Honeysuckle Jepang digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok.

Lonicera japonica

Lonicera japonica adalah pohon anggur yang melilit dan dapat memanjat hingga 10 m atau lebih di pohon, dengan daun oval sederhana yang panjangnya 3–8 cm dan lebar 2–3 cm.

Ketika batangnya muda, warnanya sedikit merah dan mungkin kabur. Batang yang lebih tua berwarna coklat dengan kulit yang terkelupas, dan sering berlubang di bagian dalam.

Bunganya berlidah ganda, bukaan putih dan pudar hingga kuning, dan wangi vanila.
Buah, yang diproduksi pada musim gugur, [6] adalah black spherical berry berdiameter 3-4 mm yang mengandung beberapa biji.

Sementara nektar dari bunga dapat dikonsumsi dengan aman oleh manusia, semua bagian lain dari tanaman memiliki potensi beracun.

Lonicera japonica


Sebagai spesies invasif
Honeysuckle Jepang telah dinaturalisasi di Argentina, Australia, Brasil, Meksiko, Selandia Baru, dan sebagian besar AS, termasuk Hawaii, serta sejumlah pulau Pasifik dan Karibia. Ini diklasifikasikan sebagai gulma berbahaya di Texas, Illinois, dan Virginia, dan dilarang di Indiana dan New Hampshire. Itu terdaftar di Selandia Baru National Pest Plant Accord sebagai organisme yang tidak diinginkan.

Lonicera japonica pada awalnya dibawa ke Amerika Serikat dari Jepang pada awal 1900-an sebagai tanaman hias. Ini masih sengaja ditanam di Amerika Serikat untuk alasan seperti pengendalian erosi atau mencari makan rusa, tetapi telah menjadi invasif di banyak daerah.

Honey Suckle lebih suka menyerang daerah-daerah yang telah terbuka dan terpaapr sinar matahari, seperti pinggir jalan atau dataran banjir. Biasanya hanya akan menyerang hutan ketika tajuk dibuka oleh penebangan atau pohon tumbang, karena tumbuh kurang kuat di tempat teduh.
Setelah menginvasi suatu daerah, Lonicera japonica tumbuh dengan cepat dan mengungguli tanaman asli untuk mendapatkan sinar matahari dan nutrisi dan sebagai competitor utama tanaman pokok.

Honey Suckle berkembang biak menggunakan reproduksi seksual dan vegetatif, menghasilkan benih yang disebarkan oleh hewan dan berkembang secara lokal melalui rimpang.
Honey Suckle akan membentuk semak belukar yang mencegah spesies tanaman lain berkecambah di daerah itu.

Karena penindasannya terhadap perkecambahan di tumbuhan bawah, Lonicera japonica juga mencegah regenerasi pohon.

Pertumbuhan Lonicera japonica yang cepat memungkinkannya untuk mengimbangi tanaman lain di daerah yang diserang.

Manajemen pengendalian Lonicera japonica invasif melalui berbagai cara. Semak kecil dapat dicabut dengan tangan, atau menggunakan alat penggalian sederhana, tetapi semua bagian tanaman termasuk akar dan rimpang harus dihilangkan untuk mencegah resprouting.

Area yang lebih besar yang lebih besar dapat dihilangkan melalui pemotongan berulang, tetapi aplikasi herbisida juga direkomendasikan untuk mencegah pertumbuhan kembali.








0 Response to "Tanaman Hias Merambat Berbunga Indah, Honey Suckle Sweet Honeysuckle Lonicera japonica"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel