google.com, pub-6935017799501206, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Olahan Kelapa, Coconut (Cocos nucifera) - PLANTER AND FORESTER

Olahan Kelapa, Coconut (Cocos nucifera)

Olahan Kelapa, Coconut (Cocos nucifera)

Beberapa informasi seperti dari Dewan Pengembangan Kelapa, Departemen Pertanian di India, menyebutkan beberapa olahan turunan dari Kelapa mulai dari Karbon Aktif (Active carbon), cinderamata (souvenir), Tepung santan (coconut milk powder), Cuka (vinegar) hingga briket sabut empulur.  Uniknya, ternyata semua olahan itu diperjualbelikan dalam dunia perdagangan ekspor dan impor, dan fungsi Dewan Pengembangan Kelapa adalah sebagai jembatan dalam rantai koneksi antara Produsen dan Pembeli.

Perkebunan Kelapa di Manado, Sulawesi Utara
Dengan puluhan produk olahan (derivative product), kelapa memang pantas menyandang gelar pohon Kehidupan (Tree of life).  Pasalnya dari akar hingga pucuk daunnya sungguh bermanfaat, baik yang sifatnya komersil maupun yang sosial.

Menurut cerita dari kawan, di daerah Kudus, Jawa Tengah, seorang pekerja Real Estate melepas kariernya dan berusaha di bidang tempurung dan Asap cair, menurutnya:
"Gas yang dipakai saat ini yang berasal dari minyak bumi akan habis dan akan berpaling kepada bahan bakar terbarukan". Dalam 2 tahun, Beliau berhasil memproduksi 200 - 300 ton serbuk arang tempurung dengan harga jual Rp. 4.500,- di pabrik dan mampu menghasilkan omset bulanan 1,35 Milyar.

Selain tempurung, produk turunan kelapa adalah olahan Sabut.  Jaman dulu sabut hanya menjadi alat pembersih peralatan dapur. Dengan berjalannya waktu, mendudukan sabut di tempat yang patut dihormati yaitu sebagai Bahan Kasur Pegas berukuran King Size (200 cm x 200 cm) setebal 20 cm berisi komposit sabut-lateks di toko furniture dibanderol lebih mahal ketimbang kasur sejenis berbahan busa poliuretan biasa.


Cocopeat, Produk sampingan dari Kelapa
Salah seorang pengusaha Kasur di Depok, Jawa Barat nyaris kehabisan napas memenuhi permintaan sabut-lateks.  Produksi bulanan mencapai 35.000 - 40.000 lembar bahan pengisi jok mobil dan 3.000 matras komposit sabut-lateks yang lazim dijuluki Sebutret ludes terjual dan tak bersisa. Peningkatan produksi terhambat oleh lokasi pabrik yang berada di dalam lingkungan pemukiman padat dan pasokan bahan baku yang seringkali terkendala, khususnya sabut kelapa. Order kasur dalam sebulan beromzet sedikitnya 270 juta-an dengan hanya berproduksi 1 shift per hari.

Secara temporer, beliau juga memproduksi order pembuatan tali sabut untuk bahan baku geotekstil.  Pernah dalam waktu 9 bulan, beliau memproduksi 2 juta meter tali sabut kelapa senilai Rp. 200 juta-an.  Permasalahan di kapasitas pemenuhan, apabila semua order bisa dipenuhi, otomatis pundi pundinya bakal menggelembung semakin besar.

Berikutnya Bisnis Nata De Coco, produk turunan air kelapa ini juga bisnis yang cukup menggiurkan.  Data di lapangan, tahun 2016 harga 1 kilo nata de coco sekitar Rp. 1.400,- sementara biaya produksi kurang dari separuhnya. Permintaan datang dari produsen minuman kemasan yang semakin tumbuh berkembang hampir di seluruh Indonesia, rasa kenyal dan segar menjadikan produk nata de Coco semakin digemari.

Produk turunan Kelapa, ada situs di dunia maya yang menyebutkan terdapat 47 olahan dari kelapa dan semuanya mempunyai nilai bisnis.




0 Response to "Olahan Kelapa, Coconut (Cocos nucifera)"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel