google.com, pub-6935017799501206, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Crinum asiaticum, Bunga Bakung yang Cantik dan Menawan, beraroma Wangi saat Mekar di Malam Hari - PLANTER AND FORESTER

Crinum asiaticum, Bunga Bakung yang Cantik dan Menawan, beraroma Wangi saat Mekar di Malam Hari

Crinum asiaticum



Informasi Umum

Crinum asiaticum, umumnya dikenal sebagai poison bulb, giant crinum lily, grand crinum lily, spider lily, adalah spesies tanaman family Amarylidaceae yang banyak ditanam di banyak daerah sebagai tanaman di halaman atau pekarangan serta di taman taman plus peinggiran jalan sebagai pembatas yang fungsi utamanya sebagai tanaman hias.

Saya sering menyebutnya Bunga Bakung, dan karena mungkin saat itu ada keterbatasan pengetahuan tentang tanaman, hampir semua tanaman yang berbunga mirip Crinum ini, saya sebut Bunga Bakung.  Tetapi sekarang sudah semakin paham dengan tanaman, sehingga artikel ini untuk memperjelas dan menjadi acuan bagi teman teman untuk membedakan Crinum asiaticum dengan bunga bakung lainnya.

Tanaman Crinum asiaticum merupakan tanaman tahunan atau perennial yang membentuk bulb atau batang membengkak seperti umbi.

Scientific name  Crinum asiaticum
Family  Amaryllidaceae
Synonym Crinum amabile
Common name Seashore Crinum, Crinum Lily, Spider Lily



Crinum asiaticum, umumnya dikenal sebagai poison bulb, giant crinum lily, grand crinum lily, spider lily.  Crinum asiaticum variegata.

Sekilas Info 

Tahukah anda bahwa hampir semua bagian tanaman memiliki sifat dan mengandung racun jika tidak hati hati menanganinya khususnya jika ada bagian tanaman yang tidak sengaja maupun sengaja tertelan. Beberapa informasi menyebutkan dan menunjukkan paparan getah dapat menyebabkan iritasi kulit.

Crinum asiaticum, Bunga Bakung yang bunganya harum saat mekar di malam hari
Crinum asiaticum berasal dari pulau-pulau Samudra Hindia, Asia Timur, Asia tropis, Australia, dan pulau-pulau Pasifik. Hal ini dianggap sebagai naturalisasi di Meksiko, Hindia Barat, Florida, Louisiana, banyak pulau Pasifik, Madagaskar dan Kepulauan Chagos

Crinum asiaticum, Bunga Bakung, berbuah dan buahnya berwarna hijau terang
Nama Populer - Pop name    :  Bunga Bakung, Seashore Crinum, Crinum Lily, Spider Lily
Nama Latin - Latin Name     : Crinum asiaticum
Family                         : Amarylidaceae
Origin - Daerah Asal                 : Madagascar
Letak Landscape                        Tanaman Pekarangan, Tanaman taman
Tipe Tanaman Hias                     : Tanaman Hias Daun dan Tanaman Hias Bunga
Propagasi perbanyakan         : Anakan, Biji dan umbi
Media Tanam                     : Tanah Kebun 
Perlakuan khusus                     : Pemupukan 

Crinum asiaticum, Bunga Bakung yang sudah mekar dan menyembul diantara Pelepah daun

Ciri Ciri dan Identifikasi Tanaman

Bunga tanaman Bunga bakung ini sangat wangi saat mekar dan biasanya di malam hari.  Saat siang, aroma bunganya sudah berkurang dan saatnya menikmati keindahan bunga Bakung yang berwarna putih.

Crinum asiaticum, Bunga Bakung 
Bunga Bakung atau Crinum asiaticum,  juga dikenal dengan nama bakuh, melung, rumput tembaga suasa, bawang tembaga atau bunga tembaga suasa. Nama Bakung ini juga sering digunakan untuk merujuk tanaman tanaman yang mirip dari genus Lilium atau Amaryllis.

Habitus Tanaman

Tinggi Tanaman  : bisa mencapai 2 meter
Diameter Tajuk   : 50 - 20 cm
Tanaman Herba dengan batang menggandung air

Habitus Crinum asiaticum

Kebetulan foto di atas adalah Crinum asiaticum yang variegata dan banyak dicari orang.

Batang dan Percabangan

Batang tersusun dari pelepah yang memadat.

Crinum asiaticum adalah herba perennial yang dapat tumbuh setinggi 1 m bahkan lebih. Memiliki pangkal daun berbentuk pseudobulb berbentuk bulat, bagian atas umbi berbentuk silindris, dan pangkal bercabang menyamping, dengan diameter sekitar 6–25 cm.

Crinum asiaticum tidak bercabang

Daun Tanaman

Bentuk daun - Leaf Shape              : Linear, lanset
Susunan daun - Leaf Arrangement  : Spiral
Susunan daun Leaf Arr. on Stem     : Spiral
Tulang daun - Leaf Venation           : Sejajar
Pinggir daun - Leaf Margins            : Rata bergelombang
Pangkal daun                                : Membulat
Ujung daun   - Leaf Tip                  : Meruncing
Warna daun - Leaf Colour              : Hijau, Hijau terang
Tangkai daun atau petiole              : Pendek nyaris tidak ada, pelepah
Ukuran daun - Leaf Size                : 
Panjang                                       : 1 - 2 meter
Diameter                                     : 10 - 25 cm
Permukaan daun                          : rata

Daun Crinum asiaticum tidak bercabang
Daun tanaman Crinum asiaticum melekat dan muncul dari batang tanpa ada petiole.

Daun lanset, tepi bergelombang, ujung meruncing dengan 1 runcing tajam, hijau tua, panjang hingga 1 m hingga 1.5 meter, lebar 7–20 cm atau lebih lebar; menyisakan 20-30 lembar.

Crinum asiaticum, Bunga Bakung, bagian Daun
Daun tersusun spiral dan melingkar menurut arah jarum jam.  Daun berbentuk pelepah dan bentuk ujung yang menyempit.

Bunga Tanaman

Tipe pembungaan, letak bunga pada batang Pada ketiak daun (flos axilaris)
Warna bunga putih
Tangkai bunga atau pedicellus

Bunga Crinum asiaticum, Bunga Bakung

Dasar bunga atau receptaculum  tempat melekat semua organ bunga
Hiasan bunga alias  perianthium, terdiri dari :Kelopak acalyx (lembaran kelopak = sepal) dan Tajuk bunga berupa mahkota lembaran mahkota atau petal.

Bunga Crinum asiaticum, Bunga Bakung

Organ kelamin jantan,  androecium, terdiri dari Benang sari atau stamen dan kotak serbuk tampak jelas di Bunga Crinum.

  1. Perbungaannya adalah umbel yang memiliki 10-24 bunga, banyak kelopak, aromatik. 
  2. Batang bunga tegak, sepanjang daun, padat. 
  3. Spathe berbentuk lanset, bermembran, 6-10 cm. 
  4. Pelapis bractlet, 3–7 cm. 
  5. Tabung perianth ramping dan lurus, hijau putih, 7-10 cm, diameter 1,5-2 mm.
  6. Corolla berbentuk seperti laba-laba, putih, linier, berputar, menipis, panjang 4,5–9 cm, lebar 6–9 mm. 
  7. Corolla lobus 6. Panjang pedicel kira-kira 0,5-2,5 cm. 
  8. Benang sari 6 berwarna kemerahan. 
  9. Filamen panjang 4-5 cm. Anthers liner, menipiskan, ca. panjang 1,5 cm atau lebih. 
  10. Ovarium fusiform, panjangnya hingga 2 cm.
Bunga Crinum asiaticum, Bunga Bakung

Organ kelamin betina, Gymnacium atau putik pistilum, terdiri dari Carpela, sedangkan Stylus, tangkai putik juga tampak jelas Stigma atau kepala putik 

Bunganya bunga mejemuk tak berbatas atau inflorescentia racemosa
Ibu tangkai dapat tumbuh terus  dan mirip  Bunga payung (umbella)

Buah Tanaman

Posisi buah ada di batang atau susunan pelepah
Susunan buah berkelompok

Buah kapsul oblate, hijau, diameter 3-5 cm. Biji besar, exotesta kenyal

Buah Crinum asiaticum, Bunga Bakung

Buah Tunggal
Warna buah hijau
Ukuran Buah panjang 3 cm diameter 3 cm, mendekati bulat
Muda hijau
Tua kekuningan

Buah Crinum asiaticum, Bunga Bakung

Kesesuaian Lahan dan Adaptasi

Ketinggian tempat altitude  : 1 - 2500 m DPL
Kesesuaian suhu                : 12 - 34 Derajat celcius
Kesesuaian tanah               : tanah gembur lebih baik
Kesesuaian curah hujan      : 1600 - 3000 mm per tahun
Kesesuaian cahaya             : Semi Shade, Full Sun, lebih bagus Sinar matahari penuh
Pertumbuhan Tanaman       : Cepat
Kebutuhan Air                    : Moderat hingga banyak
Kebutuhan Perawatan         : Minim

Bunga Crinum asiaticum, Bunga Bakung

Perbanyakan Tanaman

Perbanyakan dengan anakan, umbi dan biji.  

Bunga Crinum asiaticum, Bunga Bakung

Klasifikasi Tanaman 

Kingdom    : Plantae
Class         :  Liliopsida
Order         : Asparagales 
Family        : Amarylidaceae
Genus        : Crinum
Species      : Crinum asiaticum
Binomial name
Crinum asiaticum L.  

Sinonim
Bulbine asiatica (L.) Gaertn.

Manfaat Tanaman

Manfaat Crinum asiaticum sebagai tanaman hias.

Bunga Crinum asiaticum, Bunga Bakung
Hati hati dengan tanaman Crinum, sebaiknya anda menikmati dan jangan terlalu banyak menyentuhnya ataupun terkena getah atau cairan dari tanaman.

Kalau menanam, sebaiknya jangan menyentuh bagian tanaman yang luka dan kalaupun terkena segera mencuci tangan dengan air dan dibilas secepatnya.

Seluruh tanaman umbi racun beracun, terutama umbinya. Seluruh tanaman mengandung berbagai alkaloid seperti lycorine dan tazettine. Dimakan secara tidak sengaja, dapat menyebabkan muntah, sakit perut, diare parah setelah sembelit, pernapasan tidak teratur, denyut nadi cepat, suhu tubuh naik, dll .; banyak penyalahgunaan dapat menyebabkan kelumpuhan sistem saraf dan kematian, nervous system paralysis and death.

Lycorine adalah alkaloid kristal beracun yang ditemukan di berbagai spesies Amaryllidaceae, seperti semak yang dibudidayakan seperti Clivia miniata), bunga lili seperti Lycoris, dan bunga bakung Crinum dan Narcissus. 

Jenis racun Lycorine sangat beracun, atau bahkan mematikan, ketika tertelan dalam jumlah tertentu. Terlepas dari itu, kadang-kadang digunakan sebagai obat, alasan mengapa beberapa kelompok dapat memanen Clivia miniata yang sangat populer.

Berikut beberapa manfaat Bunga Bakung Crinum asiaticum, meskipun beracun.  Jadi kekuatan racun menjadi khasiat untuk pengobatan.

  1. bagian Daun: keracunan anthracia dan pembengkakan, adenolimfitis, laringofaringitis, sakit kepala, artralgia kejang dan mati rasa, jatuh dan memar, patah tulang, gigitan ular berbisa.
  2. Bulbus skuamosa, Cairan umbi: infeksi superfisial, luka bengkak, sarcoptidosis, abses mammae, laringalgia, sakit gigi, nyeri sendi rematik, luka akibat jatuh, patah tulang, gigitan ular berbisa.
  3. Bagian Daun: aplikasi eksternal: jumlah yang sesuai, triturasi untuk aplikasi; jus yang diekstraksi untuk aplikasi; goreng daunnya untuk aplikasi, atau rebusan yang disiapkan untuk dicuci.
  4. Pemberian oral: decocting, 3-10 gram.
  5. Buah: aplikasi eksternal: jumlah yang sesuai, buah segar ditriturasi untuk aplikasi.
  6. Bulb: aplikasi eksternal: jumlah yang sesuai, triturated untuk aplikasi; atau jus yang diekstraksi untuk aplikasi. Pemberian oral: decocting, 3-9 gram, atau bubuk.
Tapi sebaiknya tetap berhati hati untuk penggunaan Bunga Bakung sebagai obat.  Menurut saya, gunakan terlebih dahulu untuk pemakaian obat luar atau eksternal.

Lokasi Pemotretan

Lokasi pemotretan di KS Tubun, Jakarta Barat.
Detail :
Camera maker : Nikon Corporation
Camera model : Nikon D750
F Stop : f/4
Exposure time : 1/1000 sec.
ISO Speed : ISO 2500
Focal lengh : 120 mm
Lens : 
Nikon AF-S 24 - 120 mm F/2.8G IF-GED VR NIKKOR
Nikon AF-S Micro Nikkor 105 mm 1 : 2.8 GED

Kamus Identifikasi tumbuhan dan tanaman serta Sumber Informasi untuk Pengenalan Tumbuhan dan Tanaman 

Planter and Forester


































0 Response to "Crinum asiaticum, Bunga Bakung yang Cantik dan Menawan, beraroma Wangi saat Mekar di Malam Hari "

Post a Comment

Arsip Blog

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel